Nasi Pecel Bu Sur: Kenyang Dapat, Dompet Aman
Pagi-pagi, makan nasi pecel rasanya memang susah ditolak. Apalagi kalau harganya ramah di kantong.
Di Kelurahan Pesantren, Kota Kediri, ada Warung Bu Sur yang sudah berjualan nasi pecel dan pecel tumpang sejak 1994.
Dalam liputan tahun 2026, Untuk satu porsinya hanya Rp 3.000. Sudah dapat nasi, pecel atau tumpang, tahu atau tempe, dan rempeyek.
Tiga ribu rupiah. Perut senang, dompet belum sempat menangis.
Bu Sur mulai berjualan dengan harga Rp 750. Tahun berikutnya naik menjadi Rp1.000. Sejak tahun 2000, harganya menjadi Rp 3.000 dan bertahan sampai liputan tersebut dibuat.
Setiap hari warung ini bisa menghabiskan sekitar 25 kilogram beras. Hari Minggu bahkan bisa 35 kilogram. Pembelinya macam-macam: ibu rumah tangga, anak muda, keluarga, sampai rombongan gowes.
Selain pecel dan tumpang, ada juga jenang ketan, telur puyuh, gorengan, dan minuman.
Warungnya sederhana. Tidak perlu dekorasi macam-macam. Datang, duduk, makan, ngobrol sedikit, lalu pulang.
Mungkin memang begini cara sebuah warung bertahan puluhan tahun: tidak banyak gaya, tetapi terus memberi makan orang.
Dan kadang, hidup memang sesederhana itu.