- Minta Restu Durga buat Batara Kala, Pulangnya Malah Bawa Kulit Ular Putih
Catatan perjalanan ke Candi Gambar Wetan di lereng Gunung Kelud. Tentang Waringin Sasmita: Jaga Jagat, urusan diplomasi dengan kahyangan, dan seekor ular yang meninggalkan kulitnya untuk mengajari manusia cara meninggalkan kesombongan.
- Ketika Kopi Mempertemukan Leluhur, Laptop, dan Orang Bokek
Di Tree Kopii, orang boleh datang membawa laptop, gagasan, atau sekadar dompet yang sedang sekarat. Di sini, kopi bukan cuma untuk diminum, tetapi juga untuk menyambungkan manusia, merawat budaya, dan siapa tahu, melahirkan masa depan.
- Mpu Kinthoel: Ketika Para Dewa Pensiun, Algoritma Naik Takhta
Dari tanah Kediri yang pernah melahirkan para pujangga, seorang lelaki mencoba merapal mantra baru. Bukan untuk memanggil dewa, melainkan agar manusia tidak kehilangan jiwanya ketika mesin mulai dianggap serba tahu.
- Di Kediri, Candi Juga Harus Tahu Diri
Di kota yang begitu bangga dengan sejarah kerajaannya, ternyata peninggalan masa lalu pun harus belajar mengalah. Barangkali karena batu-batu tua tidak pandai bercerita, apalagi meminta perhatian.
- Festival Waringin Sasmita II: Jaga Jagad di Kediri
Festival Waringin Sasmita II bertema “Jaga Jagad” akan digelar pada 25 Oktober 2026 di Kawasan Goa Selomangleng, Kota Kediri. Festival ini mempertemukan seni, budaya, literasi, lingkungan, dan kreativitas dalam ruang bersama.
- Bakso Dua Ribu Rupiah : Semangkuk Kecil yang Masih Ramai Dicari
Di tengah harga makanan yang terus naik, masih ada semangkuk bakso seharga Rp2.000 di Jl. Mauni No.60, Bangsal, Kec. Pesantren, Kota Kediri. Sederhana, porsinya tidak besar, tetapi justru harga itulah yang membuat Warung Bakso Pak Ndut cabang bangsal masih ramai didatangi pembeli.
- Benda Sederhana yang Masih Layak Disimpan
Ada barang yang kita beli karena memang butuh. Ada juga barang yang akhirnya kita simpan karena punya cerita.
- Bu Sur dan Sepiring Pecel yang Menemani Banyak Orang
Sejak 1994, Bu Sur berjualan nasi pecel dan tumpang di Pesantren, Kediri. Warung kecilnya tumbuh bersama pelanggan dan kehidupan sehari-hari di sekitarnya.
- Kenapa Kami Masih Suka Layar Tancap
Layar tancap bukan hanya soal menonton film. Di sana ada pertemuan, obrolan, dan cerita kecil yang membuat sinema terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
- Kesuksesan Terbesar adalah Kebangkrutan
"Giving while Living" by Chuck Feeney. Memberi selagi hidup. dan dia menyumbangkan seluruh hartanya untuk disalurkan ke seluruh dunia atas nama Anonim.
- Nasi Pecel Bu Sur:
Kenyang Dapat, Dompet Aman
Warung sederhana di Kota Kediri yang dikenal dengan nasi pecel dan Nasi tumpang murah. Satu porsi dihargai Rp 3.000.